4 Cara Cegah Sengatan Listrik Genset Yang Perlu Anda Tahu

mencegah sengatan listrik genset

Listrik memang menjadi salah satu kebutuhan utama di zamanmodern ini. Tanpa adanya listrik, aktivitas seakan lumpuh. Anda tak bisamenggunakan peralatan elektronik, jaringan internet terputus, pencahayaan tidakada, dan mesin-mesin tidak bekerja. Apalagi untuk Anda yang bekerja diperkantoran atau memiliki bisnis industri di rumah, sudah pasti ketiadaanlistrik ini akan terasa sangat merugikan. Tapi untungnya, ada generator setalias genset yang bisa menghasilkan energi listrik dari proses pembakarangeneratornya.

Namun di balik manfaatnya yang sangat besar, genset juga bisa menimbulkan bahaya jika sembarangan dalam pemakaiannya. Salah satu hal yang sangat bisa terjadi pengguna genset adalah tersetrum atau tersengat aliran listrik. Ya, genset memang menghasilkan aliran listrik yang sangat besar sehingga tentu berbahaya jika manusia sampai tersetrum. Ada banyak kasus kematian akibat tersengat listrik genset di Indonesia dan seluruh dunia. Hal tersebut bukan salah gensetnya, namun disebabkan ketidaktahuan dalam pemakaiannya.

Sebenarnya kasus tersengat genset semacam ini bisa dicegah dengan beberapa cara berikut:

Tambahkan isolator pada radiator genset

Saat terjadi kebocoran listrik pada genset, listrik pun mengalir keluar dan akan berdiam di komponen serta body genset yang merupakan konduktor alias penghantar listrik. Sehingga pada saat menyentuhnya, secara otomatis aliran listrik yang besar tersebut akan berpindah dan menyebabkan tersetrum. Namun pada saat tidak terjadi kebocoran listrik, tentu saja bagian terluar genset yang merupakan konduktor sekalipun aman untuk disentuh. Sayangnya aliran listrik yang bocor tidak akan bisa terlihat dengan mata telanjang. Sehingga lebih baik Anda mengantisipasinya dengan menambahkan isolator di bagian genset yang sering terpegang. Isolator ini bisa berupa lapisan plastik kaku di bagian atas body genset.

Tambahkan konduktor yang menghubungkan badan generator dengan base frame

Isolator di bagian luar diperlukan untuk mencegah orang yang tak sengaja menyentuhnya tersetrum. Nah, di bagian dalam generator tepatnya di badan generatornya, dibutuhkan konduktor yang terhubung dengan base frame. Jadi saat terjadi kebocoran aliran listrik pada genset, listrik tidak akan menyebar ke bagian lain namun langsung ke konduktor tersebut kemudian mengalir menuju base frame. Hal ini akan mencegah aliran listrik meluas dan menjadi sumber dari tersetrum. Namun tentu saja untuk menambahkan konduktor ini tidak bisa dilakukan sembarangan, Anda harus menyerahkan pekerjaan tersebut kepada mereka yang sudah ahli dan berpengalaman.

Lakukan grounding untuk mengalirkan listrik yang bocor dengan aman

Dalam bahasa Indonesia, grounding biasa dikenal dengan nama pentanahan. Hal tersebut mengacu pada dialirkannya arus listrik ke dalam tanah untuk menghindari tersetrum. Jadi grounding ini dilakukan dengan memasang penghantar  ke dalam tanah sehingga dayanya bisa diserap dengan maksimal. Membuat grounding ini memang cukup merepotkan, namun sangat perlu dilakukan demi menjaga keselamatan orang yang beraktivitas di sekitar mesin genset.

Pertimbangkan alat pendeteksi kebocoran listrik

Listrik yang bocor memang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang, namun akan dapat terdeteksi melalui alat khusus. Jadi tak ada salahnya Anda memasang alat tersebut pada generator untuk bisa segera mengatasi jika terjadi kebocoran listrik.

Salah satu hal yang juga perlu dipertimbangkan untukmenghindari kebocoran listrik adalah memilih genset yang berkualitas misalnyasaja genset Cummins dari ABC Power. Harga genset ini bervariasimulai dari Rp 143 jutaan untuk kapasitas 25 kva.

Write a Reply or Comment