Jenis-Jenis Genset yang Populer di Indonesia

jenis genset

5 Jenis Genset yang Banyak Digunakan

Penggunaan genset di Indonesia semakin marak seiring berkembangnya sektor industry dan wirausaha rumahan. Ini bisa dibilang angina segar bagi produsen dan distributor genset yang amsuk ke Indonesia. Tentu penggunaan genset ini bukan tanpa alasan, karena memang saat ini pemerintah Indonesia masih belum mampu menyediakan asupan listrik yang memadai untuk keperluan industry dan rumah tangga penduduk di Indonesia. Alhasil penggunaan genset menjadi solusi yang paling praktis dilakukan saat ini. Apalagi saat ini banyak yang jual genset murah dan berkualitas. Berbagai merk genset ternama seperti Lovol, Primero, Perkins, Cummins, Yanmar, dan Foton menjadi pilihan terbaik yang bisa ditawarkan saat ini.

Seiring berkembangnya teknologi genset, saat ini produsen genset pun semakin inovatif dalam membuat produknya menjadi berbagai jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan para penggunanya.  Mulai dari kapasitas daya yang kecil 9 Kva hingga daya yang besar 2250 Kva membuat kebutuhan listrik dalam kantor, gedung perusahaan, mall, sekolah rumah sakit, ataupun tempat umum/komersil dapat tercukup. Jadi para pengguna bisa dengan leluasa memilih genset yang sesuai dengan kebutuhan mereka tanpa takut harganya terlalu mahal atau fitur yang tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Berikut ini ada 5 jenis genset yang populer digunakan oleh masyarakat Indonesia.

1. Genset Bensin

Genset berbahan bakar bensin ini juga menjadi favorit pelaku industry karena memang bahan bakar bensin sangat mudah ditemui. Biasanya genset bensin ini digunakan oleh perorangan di dalam rumah tangga untuk mendukung asupan listrik selain dari daya yang disediakan PLN. Genset bensin ini memiliki daya maksimum 10 Kw yang tentu saja cocok untuk pengoperasian di dalam rumah. Kalau kamu hanya menggunakannya sesekali, lebih baik kamu cari sewa genset murah yang akan menghemat pengeluaranmu.

2. Mesin Genset Portable

Ini adalah  mesin genset yang sangat digandrungi oleh pelaku industri yang sering berpindah tempat karena mesin genset ini bisa dipindah-pindahkan dengan mudah. Mesin genset portable ini bisa dibawa kemana-mana seperti untuk acara di lapangan, atau di daerah terpencil sekalipun. Tentu penggunaannya sangat kondisional dan hanya berjalan beberapa jam saja karena sifatnya sebagai sumber listrik sementara.

3. Genset Diesel

Genset diesel adalah genset yang menggunakan solar sebagai bahan bakar utamanya. Ini adalah generator set yang paling populer di masyarakat saat ini. Kamu bisa mendapatkan genset diesel ini dengan melakukan sewa genset diesel murah atau membelinya dengan harga yang murah. Meski solar terbilang harganya cukup mahal, tapi genset diesel ini terbilang cukup mumpuni untuk bekerja berjam-jam tanpa henti karena mesinnya lebih dingin dibandingkan dengan genset berbahan bakar lainnya. Genset diesel tidak memiliki busi sehingga tidak terjadi percikan api saat menghidupkannya dan lebih aman dari kebakaran.

4. Genset Bertenaga Urine

Mungkin terdengar lebih aneh karena bahan bakar genset ini berasal dari urin. Genset berbahan bakar urin ini ditemukan oleh pelajar dari Afrika yang telah melakukan penelitian dengan menggunakan 1 liter urin dan mampu menghidupkan genset selama 6 jam untuk pengadaan listrik. Meski menjadi alternatif karena bahan bakarnya, tapi saat ini masih belum banyak orang yang menggunakannya karena ketahanan yang dihasilkan hanya beberapa jam saja.

5. Mesin Genset Gas

Jenis genset gas tentu menggunakan bahan bakar gas sebagai sumber tenaganya. Untuk menjalankan mesin generator set berbahan bakar gas ini, diperlukan gas seperti LPG, Flare Gas, dan Bio gas yang berasal dari limbah. Sedangkan untuk menggunakan gas CNG, banyak yang kurang tertarik karena biayanya cukup malah dibandingkan dengan gas lainnya. Namun dalam penggunaan secara keseluruhan, penggunaan mesin genset gas ini jauh lebih murah ketimbang mesin genset diesel yang menghabiskan bahan bakar lebih banyak dan lebih mahal. Jadi ini salah satu alternatif genset murah berkualitas yang kamu idam-idamkan.

 

Write a Reply or Comment