Warga Baru Gunakan Genset untuk Sarana Penerangan Saat Salat

Warga Barru Gunakan Genset untuk Sarana Penerangan Saat Salat

Pada bulan November 2018 kemarin, banyak sekali pemadamanlistrik yng dilakukan PLN di sejumlah tempat di Indonesia. Salah satunya adalahseperti yang terjadi di Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara pada hari Sabtu(11/11) dari pukul11.00 WITA.

Dikarenakan hal itu, ada banyak tempat di kedua provinsi tersebut yang terkendala karena listrik mati selama berjam-jam lamanya. Bahkan pemadaman yang mulai terjadi menjelang siang tersebut, sampai dengan petang hari, listrik belum juga menyala. Oleh karenanya, banyak warga yang mengeluh karena aktivitas mereka terganggu karenanya.

Salah satu tempat yang menjadi imbas pemadaman tersebut adalah di Kabupaten Barru. Oleh karenanya, ketika masuk waktu magrib, akhirnya warga sekitar harus menggunakan mesin genset sebagai pembangkit tenaga listrik alternatif agar lampu di masjid dapat menyala dan orang-orang dapat menjalankan salat magrib tanpa harus bergelap-gelapan.

Pengurus Masjid Nurul Aksa Barru, H Sakka, mengatakan bahwa genset yang dipakai tersebut bukanlah mendadak disiapkan karena memang sudah lama ada dan dimiliki pihak masjid untuk mengantisipasi terjadinya masalah pemadaman seperti itu dan agar semuanya tetap dapat menjalankan salat dengan nyaman.

Terkait dengan masalah pemadaman tersebut, Manajer PLN Ranting Barru, Suardi Ambas mengatakan bahwa ada permasalah di Bakaru yang membuat pihaknya harus memutuskan melakukan pemahaman agar dalam progresnya tidak membuat celaka bagi petugas. Permasalahan yang sedang dihadapi, menurutnya, adalah karena ada gangguan di sistem transmisi 150KV.

Dengan adanya agangguan sistem tersebut, maka daya listrik sebesar 700 Megawatt (MW) tidak dapat disalurkan ke masyarakat dan hal itulah yang dinamakan black out atau pemadaman listrik secara menyeluruh dengan jangkauan luas.

GM PLN Sulselrabar Bob Saril menjelaskan bahwa untuk dapat menormalkan situasi tersebut, maka dibutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai dengan 3 jam lamanya. Namun tidak dapat diketahui pasti berapa lama yang dibutuhkan agar kondisi kembali normal karena ada banyak faktor yang terkait dengan hal itu.

Dikarenakan hal itu, selain aktivitas pribadi masyarakat terkendala, banyak perusahaan sampai dengan jalanan menjadi macet karena traffic light serta lampu-lampu jalanan tidak menyala seperti biasanya.

Terlepas dari pemadaman merata di Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara itu, mesin genset adalah salah satu sumber alternatif untuk mendapatkan pasokan listrik ketika listrik dari PLN berhenti mengalir untuk sementara. Namun masih banyak orang yang abai dengan keselamatan ketika harus menggunakan genset. Hal itu dikarenakan salah satunya adalah kurangnya informasi mengenai cara aman dalam penggunaan mesin itu.

Dan berikut ini ada 2 hal penting yang wajib diketahui sebelum mengaplikasikan genset sebagai sumber tenaga listrik alternatif di rumah atau tempat tinggal lainnya.

Jangan integrasikan genset dengan kabel rumahan

Sangat tidak disarankan bagi siapa saja untuk secara langsung mengintegrasikan atau menghubungkan mesin genset dengan kabel rumah. Hal itu dikarenakan aliran listrik yang dihasilkan dapat membuat kerusakan pada komponen-komponen listrik di dalam genset itu sendiri ataupun pada peralatan elektronik di rumah yang memiliki daya kecil. Untuk itu, disarankan agar menggunakan saklar transfer sebagai mediator antara kabel rumah dengan genset tersebut.

Jangan overloading

Disarankan untuk menggunakan energi listrik yang dihasilkan oleh mesin genset untuk hal-hal yang benar-benar urgen atau penting saja. Tidak disarankan untuk menggunakan energi listrik dari genset secara maksimal karena justru overloading sepeti itu dapat merusak peralatan elektronik did alam rumah.

Dengan mengetahui 2 hal penting di atas, maka kecelakaanatau insiden meledak atau terbakarnya genset dapat terminimalisir dan pemadamanlistrik juga dapat dilalui dengan tenang. Dan bagi yang ingin membeli genset silent, maka tidak ada salahnyamelihat-lihat katalog yang ada di ABC Power.

Write a Reply or Comment