Daftar Pembangkit Listrik Milik Indonesia, No 5 Paling Baik

Untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh Indonesia, PLN (perusahaan listrik negara) kita telah berusaha untuk membangun pembangkit listrik yang tersebar di berbagai pelosok negeri. Tentu hingga saat ini pembangkit listrik ini masih terus dikembangkan agar wilayah terpencil juga bisa ikut merasakan. Pasalnya hingga tahun 2018 ini, masih banyak daerah di Indonesia yang belum merasakan kemudahan hidup dengan aliran listrik.

Menurut CNBC Indonesia, pada tahun 2019 lalu PT PLN Persero secara resmi mengangkat Sripeni Inten Cahyani sebagai dirut baru menggantikan Djoko R Abumanan sebagai direktur utama sebelumnya.

Itulah yang membuat masih ada yang menggunakan genset untuk menghidupkan lampu dan juga aktifitas rumah tangga. Ini yang membuat pasar genset di Indonesia berkembang tak hanya untuk sektor industri tapi juga untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat Indonesia. Kamu bisa melihat toko-toko yang jual genset di kota besar di Indonesia. Harga yang ditawarkan pun beragam mulai dari harga genset diesel murah hingga yang paling mahal sekalipun.

Saat ini Indonesia membutuhkan listrik sebesar 91,72 TWh untuk mengakomodasi kebutuhan listrik di seluruh wilayah Indonesia dan ini akan terus bertambah dengan gencarnya pembangunan di sektor ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan ini, maka pemerintah telah membuat berbagai macam pembangkit listrik dari pembangkit listrik tenaga uap hingga pembangkit listrik tenaga panas bumi. Berikut ini rinciannya.

1. Pembangkit Listrik Tenaga Uap

Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dari Indonesia masih menjadi yang paling unggul dengan menyumbang sekitar 43,91% dari kebutuhan listrik keseluruhan yaitu 14.446 MW. Pembangkit listrik tenaga uap ini digerakkan dengan menggunakan bahan bakar batu bara. Saat ini PLTU yang cukup berperan dalam menyumbang energi listrik adalah PLTU Priok dan PLTU Suralaya.

2. Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap

Pembangkit listrik tenaga gas alam dan batubara (PLTGU) menyumbang sekitar 8.814 MW atau 26,79% dari kebutuhan listrik Indonesia secara keseluruhan. Pangsa pasar PLTGU ini naik dari tahun sebelumnya dan terus meningkat. Saat ini PLTGU besar adalah PLTGU Semarang dan Unit Pembangkit Gresik.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA di Indonesia)

Bidang kemaritiman negara Indonesia sudah tidak perlu diragukan lagi. Dengan adanya plta terbesar di indonesia, masyarakat kita bisa memanfaatkan sumber energi air untuk kebutuhan listrik.

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) didominasi oleh air terjun dan turbin dan jadi pembangkit listrik ketiga yang menyumbang banyak pasokan listrik, yaitu sekitar 3.516 MW atau 10,68%. Penggunaan air sebagai pembangkit listrik memang terbilang stabil dari tahun ke tahun karena pengaruh alam Indonesia yang memiliki curah hujan dan air yang cukup tinggi. PLTA yang saat ini cukup besar adalah PLTA Cirata dan PLTA Saguling.

Total kapasitas listrik yang dihasilkan bisa memenuhi kebutuhan desa-desa bahkan perkotaan. Salah satu contohnya yaitu pemanfaatan air plta di kalimantan utara yang disebutkan menjadi salah satu menjadi plta terbesar di pulau Kalimantan – Sumber.

4. Pembangkit listrik tenaga gas

Dengan tenaga gas alam di Indonesia yang masih cukup memberi kontribusi yang cukup berarti. PLTG ini menyumbang 2.973 MW dalam memasok aliran listrik se Iindonesia. Pembangkit listrik dengan menggunakan gas alam ini naik dari tahun-tahun sebelumnya. Sebagai contoh, PLTG yang cukup besar adalah Unit Pembangkit Gresik dan Unit Pembangkitan Muara Tawar.

5. Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) ini hanya menyumbang 2.599 MW atau 7,90% dari jumlah total kebutuhan listrik di Indonesia. Dengan tenaga sola yang sudah cukup banyak digunakan, maka bisa jadi pembangkit listrik tenaga diesel ini masih memungkinkan untuk dikembangkan lebih jauh lagi. Apalagi keunggulan dari mesin diesel ini adalah lebih cepat, murah dan mudah digunakan dibandingkan dengan sumber energi lainnya.  Ini juga yang membuat mesin genset semakin laris di pasaran karena memang cara penggunaanya sudah bisa dilakukan secara mandiri oleh masyarakat. Jadinya harga genset murah pun bisa dengan mudah ditemui di pasar Indonesia.

6. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) hanya menyumbang 548 MW atau sekitar 1,67% dari total keseluruhan jumlah listrik yang disediakan pemerintah saat ini. Hal ini memang layak dimaklumi karena pembanguna infrastruktur untuk energi panas bumi ini masih sangat mahal.

Write a Reply or Comment