Genset Jadi Solusi Ketiadaan Listrik Di Palu Pasca Gempa

warga Palu tertolong dengan adanya genset

Sejak gempa dan tsunami yang terjadi di Palu pada tanggal 23 September 2018 silam, banyak aspek yang belum pulih seperti sedia kala seperti halnya ketersediaan listrik. Hal ini tentu menghambat banyak hal seperti pencarian korban, pembangunan kembali rumah korban, proses pengobatan para korban, dan juga aktivitas memasak relawan untuk menyediakan makanan bagi para korban.

Hal itulah yang memantik kepedulian Dompet Dhuafa untuk membagikan genset ke pemukiman korban dengan harapan proses recovery bisa berjalan lebih cepat. Hingga saat ini sudah ada sekitar 165 genset yang dibagikan oleh Dompet Dhuafa di berbagai titik yang membutuhkan. Dengan adanya genset ini, diharapkan para korban dan juga relawan yang berada di pemukiman sementara bisa tetap beraktivitas hingga malam hari.

Menurut drg. Imam Rulyawan, MARS yang merpakan Direktur Utama dari Dompet Dhuafa, lembab nirlaba ini terus berusaha untuk memenuhi standar kelayakan bagi para korban gempa dan tsunami yang ada di Palu. Menurutnya, Dompet Dhuafa terus berusaha menyalurkan bantuan termasuk juga ratusan genset terutama di lokasi yang paling mengalami kondisi paling parah. Tak hanya itu saja, Dompet Dhuafa juga menyediakan bantuan lain berupa water purifier alias penjernih air. Alat ini diharapkan bisa membantu menyediakan air bersih untuk para pengungsi.

Sebab setelah terjadinya gempa dan tsunami, air yang berasal dari bawah tanah memang belum bisa dikonsumsi karena masih sangat kotor tercampur dengan tanah. Water purifier ini sendiri bisa menghasilkan hingga 90 galon air dalam setiap 24 jam. Dengan adanya genset dan water purifier ini, diharapkan kondisi para pengungsi bisa lebih baik lagi.

Genset sendiri memang merupakan pengganti energi listrik yang dihasilkan dari perputaran generator dengan bantuan bahan bakar. Agar genset bisa berperan dengan maksimal, maka harus diperhatikan dengan baik pengoperasiannya. Yang pertama, tentu saja harus memperhatikan buku manual yang selalu terdapat pada saat pembeli genset baru. Di dalam buku manual tersebut selalu ada cara untuk mengoperasikan genset dengan benar sehingga bisa berperan maksimal.

Kemudian genset juga harus diletakkan di tempat yang tepat. Pertama, pastikan genset tidak berada di dalam ruangan tertutup. Ruangan tempat genset berada haruslah memiliki sirkulasi udara yang lancar. Hal ini dikarenakan pada saat genset beroperasi akan menghasilkan asap yang merupakan buangan dari genset tersebut. Harus diketahui bahwa asap dari genset sangat beracun dan bisa mematikan jika sampai terhirup oleh manusia. Sudah banyak kasus di mana orang meninggal dikarenakan menghirup asap dari genset.

Meletakkan genset di luar ruangan boleh-boleh saja, namun Anda juga harus memastikan jika genset tak terkena air atau sesuatu yang lembap. Sebab jika genset terkena air, maka akan rawan berkarat. Kalau mesin genset sampai berkarat, jelas kinerjanya tidak akan maksimal. Anda juga mungkin harus lebih sering mengganti sparepart genset gara-gara korosi yang terjadi pada bagian mesinnya. Selain itu, Anda juga harus menjauhkan genset dari benda yang mudah terbakar. Banyak orang yang meletakkan bahan bakar bersebelahan dengan genset, padahal hal ini sangat berbahaya.

Ada banyak jenis genset yang saat ini bisa dibeli di Indonesia, seperti genset Yanmar yang sangat terkenal dengan suara mesinnya yang halus sehingga cocok untuk penggunaan rumah tangga maupun di lokasi perkantoran.

Write a Reply or Comment