Kasus Penggelapan Dana Genset Rp 2 Miliar RSU Banten Masih Berlanjut

Gangguan listrik

Harga GensetGenset merupakan salah satu mesin yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap rumah sakit. Keberadaan genset ini tidak tergantikan karena hanya genset yang bisa menyediakan pasokan listrik di saat terjadi pemadaman dari PLN. Rumah sakit sendiri bisa dibilang merupakan tempat di mana kebutuhan listriknya sangat banyak dan benar-benar tidak bisa untuk dihentikan sebentar saja. Ada banyak sekali alat di rumah sakit yang sangat tergantung pada adanya aliran listrik. Dan alat-alat ini menentukan keselamatan pasien yang ada di sana.

Sayangnya, hal tersebut malah dimanfaatkan oleh oknum yangtidak bertanggung jawab. Seperti yang terjadi di rumah sakit umum Provinsi Banten, ada korupsi senilai Rp 2,2 miliar untuk pengadaan genset. Kasus itu sendiri sudah terkuak beberapa bulan lalu dan untuk pertama kalinya disidangkan pad aawal September 2018. Dalam kasus tersebut, terdapat 3 orang tersangka korupsi pengadaan genset, yang mirisnya, merupakan orang-orang yang paling memiliki wewenang di rumah sakit umum Banten.

Mereka adalah Sigit Wardoyo yang merupakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Adit Hirda yang merupakan salah satu staf rumah sakit umum Banten, dan juga Endi Suhendi sebagai Direktur CV Megah Teknik tempat pembelian genset dilakukan.

Holil Hadi yang merupakan Kepala Seksi Penerangan Hukuk Kejaksaan Tinggi Banten menuturkan bahwa berkas dari ketiga tersangka tersebut sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Serang. Bahkan pihak Kejaksaan Tinggi juga sudah menyediakan tim jaksa penuntut umum untuk kasus tersebut.

Dari kasus ini, diperkirakan masih ada tersangka lain yang akan terkuak selain ketiga orang tersebut. Hal itu tercermin dari pernyataan Holil yang menyebutkan bahwa dalam fakta persidangan nanti akan terungkap pihak-pihak mana saja yang terlibat dalam kasus tersebut. Sungguh sangat disayangkan sebab genset sendiri harusnya bisa menjadi barang yang sangat berguna untuk rumah sakit umum Banten.

Mengapa rumah sakit membutuhkan genset?

Rumah sakit memang merupakan salah satu bangunan publik yang sangat tergantung pada aliran listrik. Namun sayangnya di Indonesia sendiri masih tidak bisa dihindari pemadaman listrik, bahkan kadang tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Matinya listrik tentu jadi hal yang sangat riskan untuk rumah sakit. Bayangkan saja misalnya sedang dilakukan operasi dan kemudian terjadi mati listrik, maka nyawa pasien yang menjadi taruhannya. Kalau alat yang berhubungan dengan pernafasan tidak bisa difungsikan, jelas dalam beberapa menit saja pasien tidak akan bisa bertahan.

Belum lagi untuk perawatan para bayi yang ada di rumah sakit, dibutuhkan inkubator untuk menjaga tubuh mereka tetap hangat. Inkubator ini hanya bisa bekerja dengan listrik, sehingga genset jelas dibutuhkan apabila sewaktu-waktu terjadi pemadaman darurat.

Selain itu, pasien biasa pun tentu membutuhkan penerangan untuk bisa beraktivitas dengan nyaman. Tanpa adanya penerangan, dokter dan perawat akan kesulitan untuk melakukan pemeriksaan, para pasien pun jadi tidak bisa beristirahat dengan nyaman di ruangan yang panas tanpa adanya pendingin ruangan.

Nah, memilih genset jelas jadi hal yang juga sangat penting. Untuk pemakaian di rumah sakit, bisa memakai genset Cummins buatan Amerika Serikat yang terkenal dengan kemampuannya untuk menyediakan listrik dengan beban tinggi. Bisa juga memilih genset Yanmar yang memiliki silent type, sehingga genset tidak akan menghasilkan suara yang terlalu keras dan mengganggu orang yang ada di sekitarnya.

Write a Reply or Comment