Macam-Macam Arus Listrik

Pesatnya perkembangan teknologi membuat kebutuhan listrik dalam kehidupan manusia semakin meningkat. Hampir seluruh aktivitas kita memerlukan bantuan listrik, diantaranya sebagai penerang ruangan, mengisi daya baterai ponsel, laptop, mesin fotocopy, dan lain-lain.

Selama ini mungkin Anda bertanya bagaimana listrik itu bekerja? Ada istilah yang dinamakan arus listrik, yaitu sebuah aliran muatan listrik yang berasal dari satu titik ke titik yang lain. Terjadinya arus listrik disebabkan oleh adanya media penghantar antara dua titik yang memiliki beda potensial. Jika beda potensial listrik antara dua titik tersebut semakin besar maka semakin besar pula arus yang mengalir.

Arus listrik ini terjadi saat muatan pada tegangan listrik dialirkan melalui beban. Misalnya, saat Anda menyalakan televisi maka arus listrik di rumah akan mengalir dari titik phase menuju titik netral. Dalam kasus tersebut, televisi dianggap sebagai beban yang dialiri oleh arus listrik. Sehingga daya yang ditimbulkan oleh aliran listrik inilah yang akhirnya menyebabkan televisi dapat menyala.

Berdasarkan arah alirannya, arus listrik dikelompokkan menjadi dua jenis. Berikut adalah ulasan selengkapnya mengenai jenis-jenis arus listrik. Simak penjelasannya di bawah ini.

 

 

  • Arus Bolak-balik (AC)

 

Arus bolak-balik termasuk jenis aliran arus yang arahnya berubah-ubah. Apabila dilihat melalui oscilloscope, arus bolak-balik akan membentuk sebuah gelombang dengan frekuensi tertentu. Hal ini membuat elektron bebasnya bergerak maju dan mundur.

Bentuk gelombang arus bolak-balik bermacam-macam, ada yang beraturan dan tidak beraturan. Contoh dari gelombang arus bolak-balik yang beraturan yaitu kotak, gigi gergaji, dan sinus.

 

 

  • Arus Searah (DC)

 

Arus listrik searah adalah aliran arus yang mengalir secara searah dari titik yang mempunyai potensial tinggi ke titik yang potensial yang lebih rendah. Pembawa muatannya bergerak dengan arah tertentu. Tegangan pada arus searah bekerja pada rangkaian arus tertutup dan arusnya selalu sama atau konstan.

 

 

  • Arus Bergelombang (Undulatory Current)

 

Besarnya aliran arus bergelombang selalu berubah. Namun, arah arus tersebut tetap sama atau konstan. Maka, dapat disimpulkan, arus bergelombang adalah gabungan arus yang terdiri dari sebagian arus searah dan sebagian lainnya berupa arus bolak-balik.

Write a Reply or Comment