Genset Dianggap Lebih Sesuai Untuk 22 Desa Di Madura

Genset Dianggap Lebih Sesuai Untuk 22 Desa Di Madura

Mungkin tak ada yang membayangkan jika di zaman yang sudah sangat modern seperti saat ini, masih ada daerah yang belum bisa menikmati aliran listrik. Namun hal tersebut benar-benar terjadi di 22 desa yang ada di Madura. Ke 22 desa tersebut terletak di 9 kepulauan berbeda di Kabupaten Sumenep serta Pamekasan. Di daerah-daerah tersebut masih belum ada listrik dari PLN, sehingga selama ini warganya hidup minim sekali listrik.

PLN sendiri mengungkapkan bahwa pihaknya berusaha untuk bisa menyediakan listrik bagi ke 22 desa tersebut paling lambat tahun depan. Sementara sampai saat ini, para penduduk di ke 22 desa tersebut terpaksa menggunakan dana pribadi untuk menikmati aliran listrik, menggunakan turbin atau pun genset. Biaya yang harus dikeluarkan untuk hal tersebut tentu tak sedikit, maka dari itu penggunaan listrik pun tak bisa dilakukan selama 24 jam, melainkan hanya 7 jam saja dalam sehari. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Dwi Suryo selaku Manager Senior Affair PLN untuk Unit Induk Distribusi di Jawa Timur.

Namun untuk tahun 2019 nanti, diharapkan masyarakat di 22 desa tersebut bisa segera menikmati aliran listrik seperti halnya daerah lain di Indonesia. Saat ini pun tengah dilakukan pembangunan pembangkit listrik untuk mensuplai kebutuhan listrik yang cukup besar. Namun berbeda dengan wilayah lainnya yang menggunakan pembangkit listrik tenaga uap, di Madura digunakan pembangkit listrik tenaga genset. Hal tersebut dilakukan dengan banyak pertimbangan, salah satunya karena genset dianggap jauh lebih efisien dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga uap.

Hal tersebut dikarenakan posisi ke 22 desa tersebut yang terletak di pulau terpencil, sehingga untuk membangun sebuah PLTU dibutuhkan banyak sekali material. Termasuk sebelumnya harus dibangun pelabuhan terlebih dahulu. Sedangkan jika membuat pembangkit listrik tenaga genset, semua hal tersebut tak lagi dibutuhkan. Dengan pembangkit listrik tenaga genset tesebut, diharapkan 22 desa di wilayah Sumenep dan Pamekasan bisa setara dengan 8000an desa lain di Jawa Timur yang selama ini sudah bisa menikmati listrik secara penuh.

Manfaat genset untuk memperlancar aktivitas sehari-hari

Seperti yang sudah diketahui, generator set alias genset merupakan alat yang sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari. Dengan adanya genset ini, banyak hal yang bisa dilakukan di saat terjadi pemadaman listrik. Genset juga menjadi solusi terbaik untuk mencegah kerugian usaha akibat mati listrik yang menyebabkan mesin-mesin tidak dapat beroperasi. Oleh karena itu, tidak heran jika saat ini banyak sekali tempat usaha seperti perkantoran, toko, dan juga pabrik yang menyediakan genset sebagai sumber cadangan energi.

Selain itu, genset juga banyak dipakai di sekolah dan juga kampus. Kedua tempat ini menjadi lokasi untuk belajar dan banyak pula memakai alat elektronik dalam kesehariannya sehingga sangat perlu dilengkapi dengan genset untuk mencegah hilangnya daya listrik pada saat pemadaman mendadak. Lalu genset seperti apa yang perlu dipilih? Sebenarnya ada banyak sekali jenis genset yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Setiap genset tentu memiliki kelebihan masing-masing yang akan sangat berguna jika memang cocok dengan kebutuhan Anda. Ada beberapa merek genset yang sudah sangat dipercaya di Indonesia, misalnya saja genset Foton, genset Perkins, dan juga genset Yanmar. Genset-genset ini masih dibagi lagi menjadi beberapa tipe berbeda.

Write a Reply or Comment