Apa Itu ATS Pada Genset? Yuk, Simak Informasinya Di Sini

panel ats genset
ilustrasi

Saat ini, di mana kebutuhan masyarakat akan listrik semakin tinggi, genset pun menjadi alat yang banyak diandalkan dalam segala situasi. Meski di Indonesia sudah hampir seluruh wilayah teraliri listrik, namun kadang pasokan listrik tidak stabil yang menyebabkan terjadinya pemadaman. Ketika pemadaman terjadi, otomatis ada banyak peralatan elektronik yang tak bisa dijalankan. Padahal, saat ini hampir setiap aspek kehidupan selalu menggunakan alat elektronik mulai dari kehidupan rumah tangga sampai dengan perkantoran.

Nah, untuk Anda yang selama ini juga menggunakan genset, perlu mengenal beberapa komponen yang ada di dalamnya termasuk ATS. Apa itu ATS? ATS merupakan kependekan dari Automatic Transfer Switch, yang merupakan sebuah sistem di mana genset bisa mengalirkan listrik langsung kepada perangkat yang membutuhkan. Jadi dengan adanya sistem ATS ini, pada saat terjadi pemadaman listrik, genset akan secara otomatis menyalurkan listrik kepada perangkat. Kemudian ketika listrik sudah kembali menyala, ATS juga secara langsung menghentikan aliran dari genset ke perangkat elektronik.

Secara umum, pada ATS ini terdapat 3 blok utama yang memungkinkannya untuk bekerja. Pada blok pertama terdapat detektor yang berfungsi untuk mengecek apakah listrik dari PLN mati atau menyala. Jika detektor menyimpulkan bahwa listrik PLN menyala, maka genset tidak akan mengalirkan listriknya. Dan sebaliknya, apabila detektor mendeteksi bahwa listrik PLN mati, maka genset akan bekerja menyalurkan listrik ke perangkat elektronik.

Yang berikutnya adalah blok ke dua yang merupakan tempat untuk mengecek tegangan genset. Jadi di sini merupakan sistem yang akan mengecek seberapa besar daya yang akan dibutuhkan dan seberapa besar daya harus dihasilkan oleh genset. Tanpa adanya blok ke dua ini, genset tidak akan bisa menghasilkan daya yang sesuai dengan kebutuhan. Kemudian di blok terkahir atau blok ke tiga merupakan sistem yang berfungsi untuk menyalakan genset.

Jadi di blok ini terdapat rangkaian yang terhubung dengan tegangan yang dihasilkan genset untuk menghasilkan setiap alat listrik. Untuk menjadikan tegangan tersebut stabil, biasanya digunakan dua buah aki yang terus menerus berada dalam kondisi standby. Nah, ketiga blok ini bekerja bersamaan untuk bisa mengaktifkan pengaliran listrik pada peangkat elektronik saat terjadi pemadaman. Namun tentu saja dibutuhkan perawatan yang baik supaya ketiga komponen ini bisa bekerja dengan maksimal.

Perawatan yang perlu dilakukan antara lain adalah melakukan pengukuran tegangan, khususnya pada genset yang sudah bekerja lebih dari 2 tahun. Anda juga perlu mengecek kondisi baterai dan mencucinya jika diperlukan. Proses pencucian tentu saja harus dilakukan dengan larutan baking soda untuk menjaga kondisi baterai. Selain itu, komponen pendingin pada genset juga harus selalu dicek namun lebih baik oleh teknisi. Pengecekan ini juga meliputi pemeriksaan air radiator serta kompresi.

Apabila Anda ingin mendapatkan genset yang bisa bekerja dalam waktu lama dan tidak mudah rusak, maka Anda perlu membeli genset berkualitas seperti genset Cummins ataupun genset Perkins. Kedua genset ini jelas bisa memberikan performa terbaik dengan harga yang terjangkau. Anda juga akan mendapatkan garabsi ketika membeli dua genset ini sehingga tak perlu khawatir akan penggunaannya selama beberapa waktu ke depan. Jangan lupa juga selalu melakukan perawatan dengan seksama supaya genset lebih tahan lama dan bisa digunakan tanpa banyak kerusakan.

Write a Reply or Comment