Tipe Gangguan Mekanis dan Sistem Pada Generator

sulit jika tanpa genset

Pada generator, terdapat beberapa gangguan yang mungkin saja terjadi. Diantaranya gangguan elektrikal dan juga gangguan listrik. Selain itu ada gangguan mekanis dan juga gangguan sistem. Kali ini kita akan membahas mengenai gangguan yang terjadi secara mekanis dan sistem.

Untuk Anda yang jual genset atau hendak membeli genset, sebaiknya Anda membaca tipe gangguan mekanis dan sistem pada generator berikut ini.

a. Gangguan mekanis atau gangguan panas 

Generator beralih fungsi menjadi motor

Generator yang berubah menjadi motor atau motoring terjadi karena adanya reverse power atau arus balik. Inilah yang menyebabkan generator beralih fungsi menjadi motor. Daya balik ini terjadi ketika ada penurunan daya masuk dari bagian penggerak utanmanya pada generator. Dalam hal ini kerusakan tak hanya terjadi pada mesinnya saja, melainkan juga akan terjadi pada bagian penggeraknya.

Terjadi Pemanasan Lebih

Generator menjadi panas di tempat-tempat tertentu, dan lebih sering terjadi pada bagian stator. Hal ini disebabkan oleh kerusakan laminasi, terminal yang mendadak kendor, maupun adanya bagian seperti pasak.

 Terjadi Kesalahan Paralel

Pada generator bsia juga terjadi kesalahan paralel yang timbul akibat sinkronisasi bagian generator yang kurang beres. Ketidakberesan ini mampu mengakibatkan kerusakan sedang hingga parah terutama pada bagian kopling penggerak dan poros.

Gangguan Pendingin

Ada juga gangguan lain yang terjadi pada pendingin atau biasa disebut gangguan pendingin. Masalah ini bisa terjadi karena sistem pendinginan atau cooling pada generator kurang beres. Hal ini mengakibatkan bagian belitan generator rusak karena suhu yang terlalu tinggi.

b. Gangguan sistem

Selain gangguan mekanis, dapat juga terjadi gangguan sistem pada generator yang kasusnya bisa berupa hal-hal dibawah ini:

Frekuensi yang Abnormal

Adanya gangguan ini pada generator sangat berhubungan dengan ketidaknormalan frekuensi operasional dari generator maupun sistemnya. Keadaan yang seperti ini mampu mempengaruhi kinerja dari komponen turbin sehingga turbin akan bekerja dengan kacau dan kurang stabil.

Generator Tidak Sinkron

Generator bisa mengalami ketidaksinkronan ketika ada perubahan secara mendadak pada beban tekanan. Gangguan ini berpengaruh besar ke seluruh bagian generator dan merusak sistem paralel. Tentu keadaan ini tidak boleh dibiarkan berlangsung lama, karena akan merusak keseluruhan generator. Keseimbangan pada sistem generator akan terganggu dan mengakibatkan banyak hal, seperti generator yang panas,  kerusakan berlanjut pada turbin, stator, transmisi dan juga belitannya. Dalam keadaan ini, generator sudah tidak bisa digunakan lagi.

Kegagalan pengaman cadangan

Kegagalan pada sistem proteksi juga bisa terjadi dan mengakibatkan gangguan masuk. Gangguan ini dirasakan oleh komponen generator secara keseluruhan karena sistem proteksi tidak ada. Padahal dalam hal ini, proteksi sangat dibutuhkan untuk membuat generator tetap aman.

Beban Kumparan yang Tidak Seimbang

Seharusnya tingkat beban pada generator harus seimang, namun ketidakseimbangan sistem tentu saja mengakibatkan gangguan pada generator tersebut. Jika hal ini terjadi, arus negatif akan timbul lalu menginduksi arus putaran motor secara langsung dengan arus yang berlawanan. Hal ini membuat mesin menjadi panas dan merusak motor pada generator.

Itulah beberapa gangguan mekanis dan sistem pada generator yang sebaiknya Anda tahu agar ketika terjadi gangguan Anda dapat mencari solusinya. Atau ketika gangguan belum terjadi, Anda pun bisa mengantisipasinya dengan melakukan perawatan generator dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur yang ada.

Write a Reply or Comment